Liputan6 | Kisah Sukses Kat Cole Pelayan Yang Sukses
Jadi Bos Perusahaan Besar - Siapa bilang wanita tak bisa ikut menari dan
berjaya di panggung bisnis yang biasanya didominasi para pria? Pengusaha roti
ternama di Amerika Serikat, Kat Cole membuktikan dirinya sebagai wanita tangguh
di dunia bisnis setelah sempurna bermetamorfosis dari pelayan restoran menjadi
bos perusahaan besar bernilai triliunan rupiah.
Melansir
laman CNBC, Cole telah membangun Cinnabon menjadi merek roti dengan penjualan
di atas Rp 1 miliar atau Rp 13,2 triliun (kurs: Rp 13.213/US$). Bahkan
perusahaan yang dijalankannya selama empat tahun ini berhasil membuka cabang di
lebih dari 30 negara.
Dengan
perannya sebagai presiden di perusahaan tersebut, Cole bertanggungjawab pada
lima merek makanan di Cinnabon, yaitu Auntie Anne, Carvel, Moe's Southwest
Grill , McAllister's Deli dan Schlotzsky's. Siapa yang menyangka, Cole mengawali
karir dan bisnisnya sebagai seorang pelayan restoran. Saat masih remaja dan
duduk di bangku sekolah menengah atas, Cole telah bekerja paruh waktu sebagai
pelayan di Hooters.
Dia
bertugas membawakan pesanan pada para pelanggan, mulai dari bir hingga daging
ayam. Di usia 19 tahun, dia akhirnya menemukan peluang sekali seumur hidup
untuk membantu perusahaan tersebut melakukan ekspansi bisnis secara
internasional.
Dia
menggantungkan seluruh rencananya untuk menjadi teknisi dan pengacara, tapi
lebih memilih jalur eksekutif di bidang makanan. Selama sepuluh tahun
menghabiskan waktu bekerja di Hooters, Cole mengatakan, perusahaan tersebut
mengalami peningkatan dari 100 cabang menjadi 500 lokasi dengan penjualan
mencapai US$ 1 miliar.
Sebagai
kunci sukses, Cole mengatakan menjadi ibu tanpa suami mengajarkan banyak hal.
Wanita berusia 36 tahun ini juga menyarankan setiap orang untuk berani, percaya
diri tapi tetap dengan rasa ingin tahu dan segala kerendahan hati. "Di
berbagai kegiatan, saya telah membayar nilai yang pantas untuk menjadi seperti
sekarang," katanya.
Cole
juga banyak belajar dari posisinya sebagai pemimpin saat pertama kali menjabat
empat tahun lalu. Cole mengaku sangat angkuh dan tidak percaya siapapun hingga
akhirnya dia sadar, tak bisa bekerja sendiri. Namun setelah beberapa tahun
menduduki jabatan tersebut, semua keadaan mulai membaik. Dia berhasil
mengetahui apa masalahnya dan mencari jalan keluar. "Saya melihat seluruh
kondisi yang ada, dan mengambil keberanian untuk melangkah maju,"
tandasnya.

0 komentar